Being a Network-Builder

Wednesday, February 04, 2009

Metro Royalty Network (MRN) = “Ladang” yang fresh bagi para Network-Builder (Pembangun Jaringan)…

Pada kisaran tahun 1999 s/d tahun 2001, saya berkesempatan untuk mengenal konsep “Bisnis Jaringan”. Pada saat itu – bisa jadi juga hingga saat ini -- orang lebih banyak mengenalnya sebagai bisnis MLM (Multi Level Marketing).
Secara mekanisme, ada dua partisipan selain kami sebagai individu pelaku usahanya yang berjalan saat itu, yaitu:
  1. Pihak Produsen/Pabrikan dari produk yang akan dipasarkan
  2. Pihak Support System yang berfokus pada bagaimana menjadikan para pelaku usahanya bisa menjadi Network-Builder (Pembangun Jaringan) yang berhasil

Dan karena ketertarikan saya juga saat itu, maka dalam kurun waktu +/- 3 tahun tsb saya banyak sekali luangkan waktu, pikiran dan biaya untuk belajar mengenai bagaimana menjadi seorang Pembangun Jaringan yang berhasil, dan tanpa maksud menyombongkan prestasi saya, akhirnya saya berhasil, yaitu berhasil merangkai jaringan “
orang-joint”. Tapi sayangnya satu hal saya lupakan – dan justru itu yang paling fatal – yaitu kesadaran bahwa jaringan itu hanya akan menjadi jaringan kosong tanpa arti jika tidak ada aliran omzet dari transaksi penjualan produk yang berjalan….saya lupa produknya, saya lupa bahwa goalnya adalah tetap omzet, sedangkan jaringan hanyalah strategi pemasarannya saja.
Setelah tersadar dari ketertarikan saya yang (akhirnya) saya nilai
ngawur tentang pengertian powerfull-nya suatu jaringan/network dalam rangka menciptakan leverage yang efektif itu, maka saat itu juga saya mencoba bangkit untuk mulai mengisi jaringan yang saya miliki dengan aliran omzet, tapi ternyata hal itu adalah sama sekali berbeda bagi saya, dan parahnya saya pun tidak punya kemampuan untuk mempromosikan produknya. Mungkin bukan karena produknya yang tidak bagus, mungkin karena ketertarikan/passion-nya yang bagi saya memang berbeda antara membangun jaringannya dengan memasarkan produknya. Maka akhirnya jaringan itupun terlepas satu persatu..…

Nah! Dari pengalaman yang saya ceritakan diatas, maka bersama ini – dengan penuh passion -- saya ingin memperkenalkan suatu “ladang” yang baru, yang fresh, khususnya bagi para Pembangun Jaringan yang memiliki passion yang sama dengan saya tentang konsep bagaimana powerfull-nya jaringan/network dalam rangka menciptakan leverage yang efektif untuk tujuan bisnis/usaha/investasi/…etc istilah lainnya -- untuk pengertian
pendapatan materi.
Pada program “jaringan pengembang modal” yang saya perkenalkan ini, paling tidak urusan soal memasarkan produk seperti: sabun, suplemen, kosmetik, dsb… secara berkesinambungan untuk menjadikannya omzet setiap bulan,
TIDAK AKAN KITA HADAPI. Karena pada saat kita merekrut orang kedalam jaringan kita, maka HANYA PADA SAAT ITU SAJA orang tersebut “membeli” produknya, yaitu produk “pengembangan modal”. Bagi para Network-Builder sejati, tentu bisa memahami yang saya maksud. Dan kemudian balik ke quote saya: "Apa yang terjadi bukanlah dari apa yang telah diketahui, melainkan dari apa yang telah dilakukan. Maka lakukanlah sesuatu agar harapan itu tidak sia-sia belaka dan akhirnya mati..."
Jika anda seorang Network-Builder sejati, maka tentu saja anda sangat layak untuk melihat secara detail system program ini... It's a challenge, Bro... silahkan Klik disini.

Salam Kompak,
Jun

International MetroFund (IMF) = Smart Solution for Financial Freedom

"Saya member IMF. Dan saya bangga mengatakan itu. HYIP adalah suatu ketertarikan saya sejak lama, dengan segala keuntungan dan tentu juga resikonya — ini suatu kebetulan. Tapi IMF akhirnya saya sadari sebagai suatu Keluarga Besar buat saya, not just HYIP Bro! Kenapa demikian, suka2 saya, gak percaya juga gak apa karena anda percaya pun gak ada untungnya buat saya dan gak ada pengaruhnya juga buat IMF, toh bagi yg negative thd IMF tetap saja tidak akan masuk di akal mereka..."
Petikan diatas adalah salah satu statement yang pernah saya sampaikan ketika terjadi suatu perdebatan berkaitan dengan pandangan beberapa pihak yang mengesankan dirinya sebagai "ahli" di bidang investasi dan mencoba mengulas mengenai IMF berdasarkan penalaran keilmuannya yang (sorry) menurut saya teori-nya itu udah jadul abis! Dan dengan petikan diatas pula, saya ingin mencoba mengesankan kepada anda tentang sosok sebenarnya IMF -- HYIP asli Indonesia, Bung... -- yang saya tahu dan saya rasakan selama bergabung sejak bulan Desember 2007 hingga saat anda membaca artikel ini sekarang; kebersamaannya antar member dan para pengelolanya, keterbukaan dan tanggung-jawab pengelolanya atas setiap pasang-surut kondisi yang telah dilalui, dan yang pasti adalah harapan tentang financial freedom.
It's like too good to be true...untuk sebagian orang, tentu saja, karena memang tidak semua orang -- sebagaimana bawaan orok-nya...hehehe -- tidak memiliki kebesaran, kebebasan, keberanian atas pikirannya.
Dan salah besar jika anda mengira niat saya di sini pada akhirnya adalah mengharapkan anda join di IMF atas referensi saya dan untuk itu saya tentu akan mendapatkan benefit. Ulangi, niat saya, artinya.. bonus refferal memang ada di program ini, tapi nilai investasi yang didapatkan dari setiap account tidak dipengaruhi oleh ada atau tiadanya orang yang join atas referensi kita. Jadi tanpa ada yang join dari referensi saya sekalipun, nilai investasi yang saya dapatkan dari IMF tidak juga akan terpengaruh SETIAP account-nya. Saya sangat terbuka untuk menjelaskan detailnya jika anda masih penasaran alias belom ngerti....hehehe.
So, it's just a share of hope. Saya pun hanya bisa challenge ini kepada orang2 tertentu saja; yang memiliki kebesaran, kebebasan, keberanian atas pikirannya...Apakah itu anda?

Salam Kompak,
Jun

Teknis ikutan HYIP dari nol-putul….

HYIP (High Yield investment Program) adalah program berisiko tinggi. Tapi kalau kita tahu cara melakukannya dengan baik, maka besar kemungkinan keuntungan yang kita peroleh juga tinggi.

Banyak juga yang mengatakan bahwa HYIP adalah bukan merupakan instrument investasi, diikuti dengan penjelasan mengenai pengetian investasi adalah…bla…bla…bla….

Lalu menurut saya? what ever orang meng-istilahkan apa, toh saya pun bukan orang yang punya background teori ttg investasi, dan akhirnya pun yang saya butuhkan adalah substansi-nya.

Secara gampangnya orang ngomong, bisa saya jelaskan bahwa HYIP adalah suatu media/program dimana kita bisa menanamkan sejumlah modal dalam bentuk electronic-cash dan kemudian mendapatkan profitnya sesuai ketentuan dari masing2 pengelola media HYIP.

Secara teknis, jika kita ingin mengikuti program HYIP dari nol putul, ada beberapa hal yang perlu dilakukan:

  1. Memiliki account electronic. Salah satu yang paling available saat ini adalah Liberty-Reserve, anda bisa juga membukanya pada links web Liberty-Reserve yang tersedia pada menu Links di blog ini(gratis). Perlu diperhatikan tentang ketelitian dalam membuka account LR ini. Account-number, Password, Pin, Master-Key, adalah hal yang paling penting untuk dicatat dan diamankan.
  2. Melakukan deposit atau mengisi account LR anda. Ini dilakukan melalui mediasi pengelola “money-changer” di internet, dan bisa dilihat daftarnya di web LR pada menu Buy/Sell LR.
  3. Umumnya pengelola “money-changer” akan mengisi account LR sejumlah yang diminta setelah kita melakukan transfer uang dari rekening Bank konvensional kita (misal BCA, Mandiri, BNI, dsb…) ke rekening yang ditentukan oleh pengelola “money-changer” tersebut.
  4. Setelah dana di account LR tersedia, maka kita bisa mulai memilih program HYIP mana yang akan diikuti. Pada proses ini sangat diperlukan sikap extra hati2. Perlu diketahui bahwa banyak sekali program2 HYIP yang merupakan skema penipuan belaka. Perlu juga memperhatikan “monitor2” program2 HYIP yang terpercaya, contohnya yang saya sediakan di menu Links di blog ini. Jangan pula tertipu dengan rekomen-rekomen dari para HYIP monitor karena kebanyakan dari mereka adalah “paid-poster” dan banyak pula HYIP yang membayar hanya kepada para HYIP monitor tadi.
  5. Harus tetap dijadikan prinsip dalam mengantisipasi resiko yang tinggi saat mengikuti program HYIP, yaitu: gunakanlah uang yang jika harus hilang pun tidak menjadikan masalah terhadap kondisi keuangan keluarga kita.
  6. Setelah menetapkan program HYIP yang akan diikuti, tentunya dengan syarat dan kondisi sesuai yang ditetapkan oleh si pengelola HYIP -- jika tidak terjadi masalah -- maka mekanisme alur penerimaan profit pun menjadi kebalikannya, yaitu: profit akan ditarik (istilah umumnya “widrawal”) dari member area HYIP tadi ke account LR, lalu kalau mau jadikan sebagai “uang beneran”, maka harus dijual ke pengelola “money-changer” di internet.


Dari penjelasan diatas, bisa jadi temen2 akan sejenak berpikir: “Koq kayak maen judi ya…? Halal gak tuh…?” atau “Boleh juga neh, HYIP mana yang OK, Cuy?” Hmm…mungkin saya akan beri penjelasan tentang pertanyaan2 ini pada posting2 saya berikutnya. Untuk posting kali ini, yang saya ingin coba jelaskan secara focus adalah prosesnya secara teknis, mekanisme, bahkan dari nol putul….. Itu dulu deh. OK?



Salam Kompak,

Jun